Ikatan ion (atau ikatan elektrokovalen) adalah jenisikatan kimia yang dapat terbentuk antara ion-ionlogam dengan non-logam (atau ion poliatomik seperti amonium) melalui gaya tarik-menarik elektrostatik. Dengan kata lain, ikatan ion terbentuk dari gaya tarik-menarik antara dua ion yang berbeda muatan.
untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada link berikut :
https://youtu.be/EDA1LI-ko1E

saya frandi mardiansyah, saya ingin bertanya tentang postingan blog anda di atas. apa kelebihan dari media yang anda buat?
BalasHapusMenurut Sugiarto dan Hidayah (2004: 5), penggunaan media
Hapusdalam pembelajaran mempunyai arti penting, yaitu:
a. mampu mengatasi keterbatasan perbedaan pengalaman pribadi siswa,
b. mampu mengatasi keterbatasan ruang kelas,
c. mampu mengatasi keterbatasan ukuran benda,
d. mampu mengatasi keterbatasan kecepatan gerak benda,
e. mampu mempengaruhi motivasi belajar siswa,
f. mampu mempengaruhi abstraksi siswa, dan
g. memungkinkan pembelajaran yang lebih bervariasi.
apakah alat peraga yang anda buat sudah bisa membuat materi menjadi bisa dipahami oleh siswa?
BalasHapusMenurut saya alat peraga ini sudah sesuai dengan materinya..
HapusBaiklah disini saya akan menjawab pertanyaan dari saudara frandi, menurut saya alat peraga yang saya dan kelompok saya buat ini kelebihannya mudah dibuat dan bahan bahan yang digunakan pasti ada disekitar kita selain itu kelebihannya untuk memperjelas materi yg ada yaitu ikatan kimia yg abstrak menjadi terlihat nyata, itu menurut saya terima kasih
BalasHapusTerimakasih pertanyaan saudari mella, menurut kami alat peraga yang kami buat ini berguna untuk di akhir pembelajaran untuk pemantapan materi yang ada, sehingga siswa lebih paham mengenai materinya, terima kasih.
BalasHapusassalammualikum saya ingin menambahkan pertanyaan dari mella menurut kami alat peraga kami cukup baik dan materi yang jelaskan juga bisa dipahami oleh siswa dan siswa juga bisa mengetahui perbedaan dan sifat yang sudah dijelaskan di atas
BalasHapusTerimakasih atas penambahan saudari silmi aulia wardah
Hapussaya sangat sependapat dengan saudari rianti, atas jawaban dari pertanyaan saudara frandi. terimaksih
BalasHapusTerimakasih atas penambahan teman-teman semoga bermanfaat
BalasHapusSaya ingin bertanya apakah ada kendala yang anda hadapi dalam penyampaian media ini?
BalasHapusUntuk kendala yang serius itu tidak ada karena media ini sangat mudah dibuat dan bahannya pun gampang dicari, mungkin hanya kendala kecil seperti kita harus meluangkan sedikit waktu untuk membuat media ini
HapusAssalamualaikum saya ingin bertanya apakah alat peraga yang anda buat dapat di lakukan siswa dirumah atau tidak?
BalasHapusMenurut saya alat peraga ini bisa di buat di rumah.. Karna alat peraga ini mudah untuk di lakukan..
HapusYa benar yang dikatakan saudari lutfiatun nisa bahwa media ini dapat dibuat siswa sendiri dirumah karena mudah dibuat dan bahan bahannya pun mudah dicari dan ada disekitar kita
Hapusapakah kesulitan dalam membuat media tersebut?
BalasHapusUntuk kesulitan yang besar itu tidak ada karena alat dan bahan yang kami gunakan disini sangat mudah dan gampang untuk didaptkan, mungkin kesulitan kecil seperti kita harus meluangkan waktu dalam pembuatannya
Hapuspenggunaan alat peraga dipilih karena pada dasarnya siswa mengalami kesulitan membayangkan dan mengapresiasi suatu bentuk molekul yang bersifat abstrak menjadi lebih nyata. Kesulitan siswa semakin tinggi, ketika mereka harus menghubungkan rumus-rumus penentuan bentuk suatu molekul kemudian menggambarkannya. Pada dasarnya anak belajar melalui benda/objek konkret. Untuk memahami konsep abstrak, anak-anak memerlukan benda-benda konkret(riil) sebagai perantara atau visualisasinya. Konsep abstrak itu dicapai melalui tingkat-tingkat belajar yang berbeda-beda. Bahkan orang dewasa pun yang pada umumnya sudah dapat memahami konsep abstrak, pada keadaan tertentu sering memerlukan visualisasi. Belajar anak akan dapat meningkat bila ada motivasi. Karena itu dalam pengajaran diperlukan faktor-faktor yang dapat memotivasi anak belajar, bahkan untuk pengajar. Misalnya : pengajaran supaya menarik, dapat menimbulkan minat, sikap guru dan penilaian baik, suasana sekolah menyenangkan, ada imbalan bagi guru yang baik, dan lain-lain. Selanjutnya konsep abstrak yang baru dipahami siswa itu akan melekat dan tahan lama bila siswa belajar melalui perbuatan dan dapat dimengerti, bukan hanya mengingat fakta.
BalasHapus